Jumat, 09 Oktober 2015

Melihatnya Dalam Diam


Mungkin ada beberapa dari kalian tau maksud kalimat diatas,
Tau bagaimana rasanya saat diri ini berada di posisi tersebut,
Beberapa tahun yg lalu, saya juga pernah berada diposisi tersebut.
Kalau bicara tentang rasanya berada di posisi tersebut,,,,,, yahhhh kalian yang udah pernah berada pada posisi tersebut pasti tau lahh gimana rasanya...
Cukup menguras perasaan,,,
Kita hanya bisa memandanginya dari kejauhan,,,tanpa pernah dia memandang balik ke kita.
Jangankan berfikiran untuk mengungkap kan perasaan,,,melihatnya pun dilakukan dalam diam,,, bahkan melihatnya bahagia dengan orang lain pun kita turut tersenyum,meski sebenarnya air mata ini ikut menetes bersama senyuman yang tersungging.
Saya tak munafik, sebenarnya hal ini cukup menyakitkan bagi hati saya,
Mungkin ada dari kalian berfikir,, “buat apa perasaan di sembunyiin, kalo tertarik ya langsung ungkapin aja”.
Kalian yg berfikir seperti itu mungkin tak pernah menyadari “bukan nya ingin menyakiti hati sendiri, hanya saja saya yang suka melihatnya dalam diam tau,sadar siapa saya sebenarnya,”
Dia pun tak pernah melihat saya,,, saya sadar koq posisi saya,,,,
Walau sakit, tapi saya suka melihatnya dalam diam,,,
Entah kenapa,,,, saya sangat suka melakukannya.
Melihatnya dari kejauhan,memperhatikan segala tingkah nya,hahahahahh betapa lucunya,,,, terkadang saya berharap untuk mengenalnya, tapi saya urungkan niat, karena saya tak mau dia menghindari ku sehingga saya tak bisa melihatnya lagi.
Karena hanya dengan melihatnya dalam diam saya bisa menyunggingkan senyuman(pencitraan).
Melihatnya saja itu sudah cukup bagi orang-orang seperti saya.


_KyuRa