Situasi yang sama lagi seperti satu tahun yang lalu,saat aku
memutuskan untuk memilihmu. Aku terus saja meyakinkan diriku meski pada
nyatanya apa yang ku pilih tak seiring dengan ingin ku. Aku tahu bahwa setiap
pilihan yang kita buat pasti ada resikonya. Ya,aku tahu itu. Tak ada yang bisa
disalahkan disini. Baik aku dengan inginku atau kamu dengan acuhmu. Entah
mengapa,sekarang terasa berbeda. Situasinya sudah tak sama. Alur nya pun tak
tau akan dibawa kemana. Kau terlalu dingin. Jujur saja aku rindu dirimu yang
dulu.
Ya,mungkin aku dan kamu sudah terlalu lelah. Kamu memilih
tak mengatakannya tapi kamu menciptakan keadaan sedemikian rupa agar aku yang
melepaskan rasa yang ada. Aku paham kali ini. Kamu mungkin berfikir dengan cara
seperti itu, sakit ku tak separah sakit yang timbul ketika kamu yang
melakukannya. Ya, kamu memang baik. Aku kini sudah mengikhlaskan semuanya. Kamu
memang benar-benar ingin pergi. Tak pantas jika aku terus menahanmu untuh tetap
di sini. Pergilah..
Jangan kembali ke hati lagi. Karena yang bertekad untuk
pergi tak seharusnya dia kembali lalu membuat patah lagi. Cukup kamu kembali
untuk bertukar sapa, namun jangan libatkan rasa yang dulu pernah ada.
_KyuRa

