![]() |
Malam itu tak terlintas satupun pesan dari
mu dilayar gadget ku. Satu detik,dua menit, tiga jam,belum ada tanda pesan
masuk darimu.Lalu ku putuskan untuk memutar playlist ku melalui Media Player di
gadget, 1 lagu dari Bigbang berjudul Blue mulai menemaniku dalam merangkai
lamunan ku. Disaat aku berada dalam lamunanku entah mengapa
aku jadi ingat dengan 3 kata yang pernah kau tuliskan di status akun jejaring
sosial mu beberapa hari yang lalu. 3 kata yaitu "Kegelisahan yang
Tulus".
Aku mencoba mencari maksud dari kata-kata
tersebut. "Kegelisahan yang tulus",apa itu???
Apa mungkin itu kegelisahan mu terhadap seseorang? Ahhh,tapi kegelisahan yang bagaimanakah???
Apa kau takut seseorang itu tak mau
menerimamu?
Apa kau takut seseorang itu tak lagi
perhatian denganmu?
Apa kau takut seseorang itu akan berubah?
Apa kau takut seseorang itu akan berbeda?
Apa kau takut seseorang itu akan pergi?
Apa kau takut seseorang itu akan melupakan
mu?
Apakah ketakutan seperti itu yang kau
jadikan makna dari kegelisahan yang tulus? Jika memang seperti itu tak ada
salahnya.
Kini giliran ku untuk memberikan makna
dari kegelisahan yang tulus milik ku.
Kegelisahan ku tidak sepenuhnya
karena ketakutan ku akan perubahan,perbedaan dan kepergian mu. Jauh di dalam
benak ku,
Aku takut jika suatu saat diri ini tak
mampu lagi menerimamu
Aku takut jika suatu saat diri ini tak dapat
lagi memberikan perhatian padamu
Aku takut jika suatu saat rasa yang ada
pada diri ini lambat laun berubah
Aku takut jika suatu saat nanti
perlakuanku berbeda terhadapmu karena rasa yang telah berubah
Aku takut jika suatu saat nanti diri ini
yang malah pergi darimu.
Aku takut jika suatu saat nanti diri ini
melupakan mu dan tak mampu lagi menemukan secuil saja memori tentang mu.
Dan ketakutan ku yang paling dalam,aku
takut akan diriku jika suatu saat nanti tak bisa lagi menghadirkan rasa untuk
hatimu.
Itulah beberapa takut ku yang ada dalam
sebungkus "Kegelisahan yang Tulus" dari hatiku.
Tak terasa malam pun sudah larut saat aku
selesai memaknai 3 kata tersebut. Lagu yang di putar gadget ku juga sudah
menginjak lagu ke berapa? Entahlah. Dan mata ini pun sudah menyipit ingin di
istirahatkaan dalam lelap dan dekapan sang selimut. Tak lama aku pun mulai
berlayar di lautan kapuk merangkai mimpi dalam damainya mata yang terpejam.
Kegelisahan yang tulus = ketakutan ku pada
diri ini jika suatu saat hatiku tak lagi dapat menghadirkan rasa untuk hatimu.
_KyuRa


Nice
BalasHapusNice
BalasHapusThank you :-)
BalasHapus