Jumat, 11 Desember 2015

Kegelisahan yang Tulus



Malam itu tak terlintas satupun pesan dari mu dilayar gadget ku. Satu detik,dua menit, tiga jam,belum ada tanda pesan masuk darimu.Lalu ku putuskan untuk memutar playlist ku melalui Media Player di gadget, 1 lagu dari Bigbang berjudul Blue mulai menemaniku dalam merangkai lamunan ku. Disaat aku berada dalam lamunanku entah mengapa aku jadi ingat dengan 3 kata yang pernah kau tuliskan di status akun jejaring sosial mu beberapa hari yang lalu. 3 kata yaitu "Kegelisahan yang Tulus".

Aku mencoba mencari maksud dari kata-kata tersebut. "Kegelisahan yang tulus",apa itu???
Apa mungkin itu kegelisahan mu terhadap seseorang? Ahhh,tapi kegelisahan yang bagaimanakah???

Apa kau takut seseorang itu tak mau menerimamu?
Apa kau takut seseorang itu tak lagi perhatian denganmu?
Apa kau takut seseorang itu akan berubah?
Apa kau takut seseorang itu akan berbeda?
Apa kau takut seseorang itu akan pergi?
Apa kau takut seseorang itu akan melupakan mu?

Apakah ketakutan seperti itu yang kau jadikan makna dari kegelisahan yang tulus? Jika memang seperti itu tak ada salahnya.
Kini giliran ku untuk memberikan makna dari kegelisahan yang tulus milik ku.

Kegelisahan ku tidak sepenuhnya karena ketakutan ku akan perubahan,perbedaan dan kepergian mu. Jauh di dalam benak ku,
Aku takut jika suatu saat diri ini tak mampu lagi menerimamu
Aku takut jika suatu saat diri ini tak dapat lagi memberikan perhatian padamu
Aku takut jika suatu saat rasa yang ada pada diri ini lambat laun berubah
Aku takut jika suatu saat nanti perlakuanku berbeda terhadapmu karena rasa yang telah berubah
Aku takut jika suatu saat nanti diri ini yang malah pergi darimu.
Aku takut jika suatu saat nanti diri ini melupakan mu dan tak mampu lagi menemukan secuil saja memori tentang mu.
Dan ketakutan ku yang paling dalam,aku takut akan diriku jika suatu saat nanti tak bisa lagi menghadirkan rasa untuk hatimu.
Itulah beberapa takut ku yang ada dalam sebungkus "Kegelisahan yang Tulus" dari hatiku.

Tak terasa malam pun sudah larut saat aku selesai memaknai 3 kata tersebut. Lagu yang di putar gadget ku juga sudah menginjak lagu ke berapa? Entahlah. Dan mata ini pun sudah menyipit ingin di istirahatkaan dalam lelap dan dekapan sang selimut. Tak lama aku pun mulai berlayar di lautan kapuk merangkai mimpi dalam damainya mata yang terpejam.


Kegelisahan yang tulus = ketakutan ku pada diri ini jika suatu saat hatiku tak lagi dapat menghadirkan rasa untuk hatimu.


_KyuRa

3 komentar: